Melamar (46)

 

Bahasa Indonesia Bahasa Duri

Melamar

A1: Mengapa barusan datang beriringan?
B1: Kami ada keperluan.
A2: Apakah keperluan Bapak?
B2: Ada sepupu satu kali saya menyuruh saya melamar anak Bapak.
A3: Yang mana sepupu satu kali Bapak itu?
B3: Yang kerja di kantor polisi.
A4: Saya tanya dahulu anak saya, apakah ia mau atau tidak.
B4: Kalau anak Bapak mau, berapa uang yang akan kami naikkan?
A5: Kalau dia mau, barang antaran itu tidak dipersoalkan lagi. Saya tanyai dahulu, nanti Bapak datang lagi.
B5: Ya! Kalau tidak ada halangan nanti kami datang lagi.

Tolantuk

A1: Anna mane' angga taratu situru'-turu'?
B1: Den kami' tee parallungki'.
A2: Apamora ia tuu parallunta'?
B2: Den sampu pissenku' ssuana' mpangkadananni anakkata'.
A3: Umbonnara ia joo sampu pissenta'?
B3: Ia tomangjama jio kantoro' polisi.
A4: Kukutanaipi jolo' joo pea, melohraka ia'rika cia'i.
B4: Iake melohhi anakkata', pirara doi' la kipaendek?
A5: Iana meloh una ia, te'damo namangpasisala to dipaendek. Kukutanaipi jolo' naden mane' ratu pole' jio mai.
B5: Ie', piran-piranpa kiratu pole' ke te'dai saba'.