Bunga anggrek (40)

Bahasa Indonesia Bahasa Duri

Bunga anggrek

A1: Anda mau pergi ke mana?
B1: Saya pergi mencari bunga anggrek.
A2: Bolekah saya ikut?
B2: Boleh saya.
A3: Di manakah tempatnya banyak anggrek?
B3: Di tengah hutan, berdekatan dengan Liangbai.
A4: Pakaian apa yang dipakai kalau kita masuk hutan?
B4: Sepatu Bots, baju lengan panjang, celana panjang, karena banyak duri dan pacet.
A5: Kalau begitu tunggu saya dahulu, saya pergi mengganti baju.
B5: Ya, saya akan tunggu. Motor Anda saja yang Anda pakai, sebab motor saya belum boleh dipakai membonceng; sehernya belum lama diganti.
A6: Banyak macamkah anggrek itu?
B6: Banyak sekali macamnya. Ada yang putih bunganya, ada yang merah bunganya, ada yang kuning, ada yang coklat, dan ada juga yang berbintik-bintik.
A7: Hutan yang bagaimanakah yang biasanya banyak anggrek?
B7: Yang biasanya ditumbuhi anggrek adalah hutan yang agak miring ke arah sebelah timur dan banyak pohon paropoknya.
A8: Yang manakah yang dinamakan pohon paropok?
B8: Itu, yang sana. Yang kasar kulitnya.
A9: Saat bagaimanakah paling baik kita pergi mencari anggrek?
B9: Saat anggrek berbunga sangat baik kita pergi mencari anggrek, karena masih jauh kita sudah melihat bunganya. Tapi sekarang bukan saatnya anggrek berbunga.
A10: Apakah yang ada di antara cabang kayu anggrek?
B10: Ya! Itu anggrek. Kalau berbunga warnanya kuning.
A11: Saya haus, adakah air yang Anda bawa?
B11: Tidak ada, tapi kalau Anda mau minum, ada pohon kayu di sini yang mengandung banyak air. Bisa diminum karena tidak kotor.
A12: Apakah betul ada? Dan bagaimana caranya kalau kita mau meminumnya?
B12: Dipotong batangnya sebelah atas, kemudian dipotong pendek-pendek kira-kira satu meter supaya keluar air dari dalam batangnya.
A13: Bagaimana caranya kalau kita memelihara anggrek?
B13: Anggrek dimasukkan ke dalam sabut kelapa atau dibungkus dengan ijuk supaya tidak cepat kering dan bagus untuk tempat pertumbuhan akarnya. Sabut kelapa tersebut diisi dengan serbuk gergaji atau ampas teh atau sabut kelapa yang dipotong kecil-kecil.
A14: Bagaimana kalau anggrek tumbuh di tanah?
B14: Biasanya ditanam dalam pot. Pot tersebut diisi arang, pecahan batu merah, serbuk gergaji, dan sabut kelapa yang dipotong kecil-kecil.
A15: Bagaimana caranya kalau kita merawat anggrek?
B15: Selalu disiram satu kali atau dua kali dalam sehari, ditaruh pada tempat yang tidak terlalu banyak sinar matahari, karena anggrek tidak dapat tumbuh apabila selalu terkena sinar matahari.
A16: Berapa kalikah anggrek berbunga dalam satu tahun dan berapa lama waktu berbunganya?
B16: Satu kali dalam satu tahun, tetapi kalau sudah berbunga biasanya akan berbunga terus menerus karena pada tangkainya selalu keluar bunga, kalau perawatannya bagus.

Angre’

A1: Male umboki'?
B1: Malena' ntiro angre'.
A2: Wa'dingraka ke undina'?
B2: Capori ia.
A3: Umbora nanii to angre' buda?
B3: Jio tangngaalah, siandah Liangbai.
A4: Pakean apara dipake ke mentamaki' alah?
B4: Sapatu laras, baju malando limanna, calana lando, sanga buda duri sola lematik.
A5: Tajanna' pale' jolo', kumale sullei bajungku'.
B5: Ie', kutajanpiki'. Motoro'ta'mo tapake, sanga te'dapa nawa'ding dipanggandengngi tee motoro'ku', sanga mane' puranna disullei seherna.

 

A6: Budaraka rupanna to angre'?
B6: Buda gaja ia rupanna. Den to mabusa bunganna, den to malea bunganna, den to mariri, den to sikola', den too to bate'-bate'.
A7: Matumbara to alah nanii buda angre'?
B7: Ia to nanii buda angre' ia to alah sare-sare lako kadellekan na buda kaju paropo' jio.

 

 

A8: Umbonnara to disanga paropo'?
B8: Ia tuu joo. Ia joo kassara' kuli'na.
 

 

A9: Umbora wattu namakassing ke malekiq ntiro angre'?
B9: Iake wattu kembungai to angre' namakassing male ntiro angre', sanga mabela unapiki' nadikitamo to bunganna. Apa ia too te'dapa nawattunna kembunga to angre'.
 

 

 

A10: Angre'raka tuu joo, jio paralla' tangke kaju?
B10: Ie', angre'mo joo. Mariri bunganna ke kembungai.
A11: Mawakkena', denraka wai tabawa?
B11: Te'da, apa iake madoangki' niso', den batang kaju ntee mai, buda wai lan garonto'na. Waqding diiso' sanga te'da nacarepa.
 

 

A12: Den tonganraka ia? Na matumbai carana ke madoangki' niso'i?
B12: Dita'takki batangna jao liu, namane' dile'to-le'to sikira-kira mesa' metere', naciccoro to wai lan mai garonto'na.
 

 

A13: Matumbara carana ke mpiaraki' angre'?
B13: Ia to angre' dipatamai sume' kaluku ia'rika diputu'i bulu dikua danggi' namadii makase na makassing too nanii tuo waka'na. Ia joo sume' kaluku dipatama'i tai garagaji ia'rika tai teng ia'rika sume' to sibiccu'-biccu'.

 

 

A14: Matumbara iake angre' tuo jiong litak?
B14: Biasanna ditanan jiong po'. Ia to po' dipatama'i ocing, batu bata sibiccu'-biccu', sola tai garagaji sola sume' to dile'to-le'to sibiccu'.
 

 

A15: Matumbara carana ke dijampangngi to angre'?
B15: Tuli dico'bohra pissen ia'rika penduan sangngallo, nadipajio to te'da nakaalloan gaja, sanga te'da nakabudai to angre' ke nakannai allo.

 

 

A16: Penpiranra kembunga to angre' lan sangtaunna, na simasai to'raka kembunga?
B16: Penpissen sangtaun, apa ia natakkala kembungamo biasanna te'damo naradan kembunga, sanga ia joo tangkena tuli messun to bunga jio mai, ke makassingngi jampangna.